12 May 2026 by Admin Panel
Bandar Lampung — Perkembangan coffee shop di Provinsi Lampung terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Tidak hanya menjadi tempat menikmati kopi, kini coffee shop juga berkembang sebagai ruang produktif bagi masyarakat untuk meeting, bekerja, berdiskusi, hingga menjadi tempat berkumpul komunitas kreatif.
Fenomena tersebut terlihat hampir merata di seluruh kabupaten/kota di Lampung. Konsep tempat yang nyaman, desain estetik, fasilitas internet, hingga hadirnya live music dan ruang komunitas membuat coffee shop semakin diminati berbagai kalangan, khususnya generasi muda.
Di Kota Bandar Lampung, sejumlah coffee shop yang cukup populer di kalangan masyarakat antara lain Faste Coffee Unila, El’s Coffee House, KATAMA Coffee & Space, The Habits Coffee, dan Fore Coffee Ahmad Yani.
Sementara di Kota Metro, coffee shop juga tumbuh menjadi ruang berkegiatan anak muda dan komunitas. Beberapa tempat yang ramai dikunjungi di antaranya Kopi Ketje Metro, Janji Jiwa Metro, Historica Coffee & Pastry, Ruang Temu Coffee, dan Kopi Nako Metro.
Di Kabupaten Lampung Selatan, tren coffee shop berkembang di kawasan Kalianda hingga Natar. Sejumlah tempat yang cukup dikenal masyarakat antara lain Teras Kopi Kalianda, Kala Senja Coffee, Kopi Dari Hati Natar, Ruang Rindu Coffee, dan Naruna Coffee.
Kabupaten Lampung Timur juga mulai menghadirkan berbagai coffee shop modern yang menjadi tempat favorit anak muda, seperti D’Lounge Coffee Sukadana, Kopi Yor, Temu Rasa Coffee, Rindoe Coffee, dan Sudut Cerita Coffee.
Di Kabupaten Lampung Tengah, beberapa coffee shop yang berkembang dan ramai dikunjungi masyarakat di antaranya Olins Coffee & Gelato, Episode Kopi Bandarjaya, Tamanan Kafe, Moonbe Café & Resto, dan Kopi Dari Hati El Kitchen.
Sementara di Kabupaten Lampung Utara, keberadaan coffee shop mulai menjadi bagian gaya hidup masyarakat perkotaan. Beberapa tempat yang cukup dikenal antara lain Kopi Legend Kotabumi, Ruang Kopi, Janji Jiwa Kotabumi, Titik Temu Coffee, dan Kopi Lain Hati.
Di Kabupaten Mesuji, pertumbuhan coffee shop juga mulai terlihat seiring meningkatnya aktivitas anak muda dan komunitas lokal. Beberapa tempat yang mulai dikenal masyarakat antara lain Warkop Santai Mesuji, Ruang Kopi Mesuji, Coffee Story, Kedai Kopi Mesuji, dan Kopi Kita.
Untuk wilayah Kabupaten Pesisir Barat khususnya Krui, coffee shop kini menjadi bagian dari daya tarik wisata. Wisatawan lokal maupun mancanegara kerap mengunjungi coffee shop dengan suasana pantai dan alam terbuka seperti Krui Coffee House, Labuhan Jukung Coffee, Sunset Coffee Krui, West Coast Coffee, dan Pantai Tengah Coffee.
Di Kabupaten Pringsewu, beberapa coffee shop yang menjadi tempat favorit masyarakat di antaranya Titik Kumpul Coffee, Kopi Dari Hati Pringsewu, Ruang Rasa Coffee, Temu Kopi, dan Janji Jiwa Pringsewu.
Sementara di Kabupaten Pesawaran, pertumbuhan coffee shop juga cukup pesat terutama di kawasan wisata dan jalur lintas Bandar Lampung, seperti Kopi Kampung, Bukit Coffee Pesawaran, Ruang Kopi Gedong Tataan, Senja Coffee, dan Kedai Kopi Alam.
Fenomena berkembangnya coffee shop di berbagai daerah ini menunjukkan subsektor kuliner dan ekonomi kreatif di Provinsi Lampung terus tumbuh dan memiliki potensi besar dalam mendukung sektor pariwisata daerah. Selain menjadi ruang usaha, coffee shop kini juga berperan sebagai tempat tumbuhnya ide kreatif, kolaborasi komunitas, hingga promosi produk lokal masyarakat.
Pemerintah Provinsi Lampung melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terus mendorong pengembangan ruang kreatif dan usaha kuliner lokal sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
01 September 2026 by Admin Panel
01 September 2026 by Admin Panel
26 August 2026 by Admin Panel