• Home
  • Profile
    • Kepala Dinas
    • Sekretaris
    • Kepala Bidang Kelembagaan
    • Kepala Bidang Pemasaran
    • Kepala Bidang Destinasi
    • Kepala Bidang Ekonomi Kreatif
    • Kepala UPTD Pengelolaan Objek Wisata
    • Jabatan Fungsional
    • Tentang Kami
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Infografis
    • Statistik Perjalanan Wisatawan Nusantara Provinsi Lampung Tahun 2025
  • Info Wisata
    • Wisata Alam
    • Wisata Budaya
    • Wisata Buatan
  • Ekonomi Kreatif
    • Aplikasi
    • Arsitektur
    • Desain Produk
    • Desain Interior
    • Desain Komunikasi Visual
    • Fashion
    • Film, Animasi & Video
    • Fotografi
    • Kriya
      • Kriya Metro
    • Kuliner
    • Seni Pertunjukan
    • Seni Rupa
    • Musik
    • Periklanan
    • Penerbitan
    • Televisi & Radio
    • Pengembang Permainan
  • Berita & Event
    • Lampung Street Mask Carnival 2025
    • Krakatau Run 2025
    • Berita dan Artikel
  • PPID
    • Tentang PPID
    • Struktur PPID
    • Ketentuan Layanan PPID
    • SOP Penetapan dan Pemutakhiran Daftar Informasi Publik (DIP)
    • SOP Pengujian Konsekuensi Informasi Publik
    • Standar Operasional Prosedur (SOP) Penanganan Keberatan
    • Standar Operasional Prosedur (SOP) Pendokumentasian informasi publik
    • Standar Operasional Prosedur (SOP) Permintaan Informasi Publik
  • Download
    • Semua Download
  • Gallery
    • Gallery Foto
    • Galery Video
Home / Detail Post
lampung fest
lampung
pariwisata lampung
ekonomi kreatif lampung

Keragaman Budaya Warnai Lampung Fest 2025, Komunitas Kuda Lumping Tampil Meriah dari Siang hingga Malam

17 November 2025 by Admin Panel

Lampung Fest 2025 menjadi ruang besar bagi ekspresi budaya lintas daerah yang hidup dan berkembang di Bumi Ruwa Jurai. Salah satu penampilan yang cukup menyedot perhatian pengunjung adalah atraksi kuda lumping atau jaranan, yang dibawakan oleh belasan komunitas dari berbagai kabupaten/kota di Lampung. Pertunjukan kuda lumping tahun ini ditampilkan sepanjang hari, mulai pukul 11.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Pengunjung dapat menyaksikan ragam gaya dan kekuatan tradisi dari komunitas-komunitas kuda lumping yang hadir secara bergantian di panggung budaya. Sesi siang menghadirkan Satrio Putro Legowo Natar (Lampung Selatan), Turonggo Tri Budoyo Tanjungsari (Lampung Selatan), Condro Dewi Kalianda (Lampung Selatan), Putra Jaya (Bandar Lampung), TCM Waway Karya (Lampung Timur), Langgeng Budoyo KS02 Bandar Jaya (Lampung Tengah), serta Rampak Bebas/Bekes Bareng.

Malam harinya giliran Turonggo Budoyo (Tulang Bawang Barat), Atmojo Budoyo (Pringsewu), Turonggo Wahyu Budoyo (Tulang Bawang Barat), dan Turonggo Tunas Mudo (Lampung Timur) menghidupkan suasana. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Bobby Irawan, menilai bahwa penampilan ini menjadi cermin kuatnya keragaman budaya di provinsi ini. “Orang Lampung asal Jawa Timur telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial, budaya, dan pembangunan di Tanah Lado. Selain menjaga tradisi, mereka ikut menghidupkan ruang-ruang kebudayaan di Lampung,” ujar Bobby. Ia mengutip pesan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang berulang kali menegaskan bahwa keberagaman adalah kekuatan provinsi ini.


“Gubernur Mirza selalu mengatakan bahwa Lampung yang dihuni oleh berbagai etnis adalah bukti nyata bagaimana keberagaman justru melahirkan harmoni,” kata Bobby. "Semua sudah menganggap Lampung sebagai rumah sendiri. Itu kekuatan besar yang harus dijaga bersama,” tambahnya. Sepanjang pertunjukan, tiap komunitas menghadirkan atraksi terbaik, dari gerak tari sampai pola formasi. Tidak ketinggalan adegan trance, unsur khas yang menjadi ciri khas kesenian rakyat Jawa Timur ini.Banyak penonton berhenti sejenak untuk menikmati penampilan yang menggunakan kuda anyaman bambu ini, bahkan ada yang mengikuti penampilan satu kelompok sampai selesai.

Menurut Bobby, padatnya pengunjung di area medium stage menunjukkan bahwa budaya tradisional masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. “Yang membuat acara ini istimewa, komunitas-komunitas tersebut tampil sambil berlomba dengan penuh kegembiraan. Semangat mereka menular ke penonton. Ada energi kebersamaan yang sangat terasa,” tambahnya.

Kemeriahan ini dinikmati oleh warga sekitar Bandar Lampung, dan juga penonton dari berbagai daerah. Sulastri (65), warga Karanganyar, Lampung Selatan, hadir bersama anak, menantu, dan cucunya. “Kebetulan sekali datang pas jadwal kuda lumping. Sudah lama tidak lihat penampilan seperti ini. Sudah lama tidak pulang ke Jawa Timur, Lampung sudah jadi rumah sendiri,” tutur Sulastri. Sementara itu, Johan (32), wisatawan asal Palembang, mengaku sengaja mampir ke Lampung Fest 2025 sebelum kembali melalui jalan tol. “Saya cuma sempat nonton sekitar 15 menit, tapi puas sekali. Energinya luar biasa. Ternyata di Lampung banyak komunitas kuda lumping,” ujarnya. "Liburan dua hari di Lampung berasa lengkap. Dapat alamnya, dapat kulinernya, dan dapat keragaman budayanya," tambahnya.

Lampung Fest akan terus berlangsung hingga 25 November 2025 di PKOR Way Halim, Bandar Lampung, dengan rangkaian atraksi budaya setiap hari.

Kategori

  • Pariwisata
  • Ekonomi kreatif
  • Berita
  • Kegiatan
  • pengumuman
  • transportasi

Gallery Terbaru

Lihat Semua Foto

Destinasi Populer

Tokopi Leipe
Pondok Nelayan Lempasing
Galeri Omah Cinta

Postingan terbaru

Diam diam berita ini sedang hangat loh

Lihat semua post

Festival Krakatau XXXV Resmi Berakhir, Lampung Dorong Event Pariwisata Semakin Berdampak

01 September 2026 by Admin Panel

Lampung Tapis Karnaval Semarakkan Puncak Festival Krakatau 2026

01 September 2026 by Admin Panel

Festival Krakatau XXXV Tahun 2026 Hadirkan Ragam Budaya, Kreativitas, dan Potensi Ekonomi Kreatif Lampung

26 August 2026 by Admin Panel

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung




Your browser does not support the audio element.

Sitemap
  • Beranda
  • Berita
  • Galeri
  • Video
  • Unduhan
  • Agenda
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami
  • Jl. Jend. Sudirman No.29, Rw. Laut, Engal, Kota Bandar Lampung, Lampung 35118
  • (0721) 5605759
  • [email protected]