22 November 2025 by Admin Panel
Bandar Lampung — Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, melakukan kunjungan ke Pameran Kriya Jemari Lampung 2025 di Graha Wangsa, Bandar Lampung, pada Jumat malam (21/11/2025). Kunjungan tersebut disambut oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, serta Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan.
Dalam peninjauannya, Menteri Fadli Zon menyampaikan apresiasi atas kualitas dan kekayaan budaya yang tercermin dalam berbagai produk kriya yang ditampilkan. Ia menilai kerajinan Lampung memiliki karakter kuat dan berpotensi besar untuk dikembangkan menjadi komoditas ekonomi kreatif berskala nasional hingga global.
“Kerajinan Lampung memiliki kekuatan budaya yang luar biasa. Motif, teknik, dan keragamannya sangat khas dan berbeda di tiap daerah. Ini adalah aset ekonomi kreatif yang perlu terus dikembangkan,” ujar Fadli Zon.
Fadli Zon menekankan pentingnya pengembangan ekosistem wastra yang melibatkan para perajin, generasi muda, komunitas kreatif, serta pemerintah daerah. Menurutnya, inovasi yang dilakukan perajin Lampung menunjukkan bahwa budaya dapat berkembang mengikuti zaman tanpa kehilangan identitasnya.
Ia juga mengapresiasi transformasi Lampung Craft menjadi Kriya Jemari, yang dinilai lebih segar dan relevan dengan kebutuhan pasar saat ini. “Tema Merajut Tradisi, Menenun Inovasi sangat tepat. Tradisi tetap menjadi akar, namun inovasi harus terus didorong,” tambahnya.
Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, turut menjelaskan bahwa penguatan storytelling pada setiap produk menjadi fokus penting dalam pameran ini. Ia menegaskan bahwa kerajinan Lampung tidak hanya menampilkan keindahan, tetapi juga nilai budaya serta kisah para pengrajinnya.
“Kriya adalah ekspresi budaya. Ketika cerita di balik karya turut disampaikan, nilai dan daya tarik produk akan semakin kuat,” ucapnya.
Selain mengunjungi pameran, Fadli Zon juga meninjau rencana pendirian Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Lampung. Ia menyatakan bahwa keberadaan balai tersebut menjadi langkah strategis dalam upaya memperkuat pelestarian budaya serta mendukung ruang berkarya bagi komunitas seni dan perajin Lampung.
Kunjungan Menteri Kebudayaan ini menjadi momentum penting bagi perkembangan ekonomi kreatif di Provinsi Lampung, khususnya subsektor kriya. Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku ekonomi kreatif, kerajinan Lampung diharapkan semakin dikenal dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Pameran Kriya Jemari Lampung 2025 sendiri menjadi ajang penting dalam mempromosikan produk lokal, membuka peluang pasar baru, serta memperkuat identitas budaya Lampung sebagai bagian dari daya tarik pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
01 September 2026 by Admin Panel
01 September 2026 by Admin Panel
26 August 2026 by Admin Panel