15 May 2026 by Admin Panel
Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat langkah strategis dalam membuka akses internasional melalui pengembangan rute penerbangan langsung Lampung–Kuala Lumpur (KUL). Upaya ini diyakini menjadi peluang besar dalam meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya dari Malaysia, sekaligus memperluas potensi investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam pertemuan antara Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama jajaran maskapai TransNusa yang membahas penguatan konektivitas penerbangan internasional di Provinsi Lampung.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan bahwa keberadaan rute langsung menuju Kuala Lumpur bukan sekadar membuka jalur transportasi udara, namun juga menjadi pintu strategis untuk memperkenalkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif Lampung ke pasar internasional. Dengan akses yang semakin mudah, wisatawan asal Malaysia diharapkan dapat lebih mengenal beragam destinasi unggulan Lampung, mulai dari wisata bahari, budaya, kuliner, hingga desa wisata.
Selain mendorong sektor pariwisata, penerbangan internasional ini juga diharapkan mampu mempercepat mobilitas pelaku usaha, memperluas jejaring bisnis, serta membuka peluang kerja sama investasi di berbagai sektor strategis.
CEO TransNusa, Dato Bernard, menilai hubungan wisata antara Lampung dan Malaysia memiliki prospek yang sangat menjanjikan. Menurutnya, Lampung memiliki kekayaan destinasi wisata yang berpotensi besar menarik minat wisatawan Malaysia, terutama karena kedekatan geografis dan kemudahan akses penerbangan langsung.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Lampung, Ir. Tony Ferdinansyah, S.T., M.T., mengatakan bahwa wisatawan Malaysia merupakan salah satu pasar potensial bagi sektor pariwisata Lampung. Berdasarkan data kunjungan wisatawan mancanegara di Indonesia sepanjang tahun 2025, Malaysia tercatat menjadi penyumbang wisatawan asing terbesar.
Menurutnya, hadirnya penerbangan langsung Lampung–Kuala Lumpur diyakini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kunjungan wisatawan ke Provinsi Lampung. Ia menilai karakter wisatawan Malaysia sangat sesuai dengan potensi wisata yang dimiliki Lampung, terutama wisata alam dan pantai yang menjadi daya tarik utama daerah ini.
Selain wisata bahari, wisatawan asal Malaysia juga dinilai memiliki minat besar terhadap wisata religi, budaya, kuliner, hingga produk fashion lokal. Karena itu, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung terus melakukan berbagai persiapan guna menyambut wisatawan mancanegara secara optimal.
Kepala Dinas Parekraf ini juga menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan agen perjalanan wisata untuk menyiapkan paket-paket tour yang menarik, nyaman, dan berkualitas. Pembenahan destinasi wisata beserta sarana pendukung juga terus dilakukan agar wisatawan memperoleh pengalaman terbaik selama berkunjung ke Lampung.
Ia berharap para wisatawan yang datang nantinya tidak hanya berkunjung sekali, namun dapat kembali lagi bersama keluarga maupun kerabat mereka sehingga memberikan efek promosi berkelanjutan bagi pariwisata Lampung.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penguatan sektor ekonomi kreatif juga menjadi bagian penting dalam menyambut pasar wisata internasional. Beragam produk ekonomi kreatif seperti kuliner khas Lampung, fashion lokal, hingga pertunjukan seni dan budaya akan terus diperkuat sebagai daya tarik tambahan bagi wisatawan asing.
Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata tidak dapat dipisahkan dari ekonomi kreatif karena keduanya saling mendukung dalam menciptakan pengalaman wisata yang lebih lengkap dan berkesan. Sejalan dengan arahan Gubernur Lampung, peningkatan kualitas pengelolaan destinasi wisata serta sarana dan prasarana pendukung akan terus dilakukan secara berkelanjutan.
Kembalinya aktivitas penerbangan internasional melalui Bandara Radin Inten II menjadi momentum penting bagi Lampung untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu gerbang wisata di Pulau Sumatera. Pemerintah Provinsi Lampung optimistis konektivitas udara yang semakin terbuka akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kunjungan wisatawan, pertumbuhan ekonomi kreatif, serta promosi produk unggulan daerah di tingkat internasional.
30 September 2026 by Admin Panel
01 September 2026 by Admin Panel
01 September 2026 by Admin Panel