29 June 2026 by Admin Panel
Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan kekayaan budaya daerah melalui pengembangan 16 Desa Budaya yang tersebar di berbagai kabupaten/kota. Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas budaya Lampung sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, saat meninjau Desa Wisata Budaya Marga Teluk di Rumah Adat Lamban Dalom, Kelurahan Olok Gading, Kota Bandar Lampung. Dalam kunjungannya, Gubernur menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus berjalan seiring dengan pelestarian budaya sebagai fondasi karakter masyarakat.
Menurut Gubernur, budaya merupakan identitas yang membedakan Lampung dengan daerah lain. Oleh karena itu, keberadaan Desa Budaya diharapkan menjadi ruang pelestarian adat istiadat, seni, bahasa, rumah adat, serta berbagai tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Pengembangan 16 Desa Budaya juga diarahkan untuk menjadi destinasi wisata berbasis budaya yang mampu memberikan pengalaman autentik kepada wisatawan. Melalui penguatan potensi lokal, desa-desa budaya diharapkan mampu menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat, mulai dari pertunjukan seni, kerajinan tangan, kuliner tradisional, hingga produk ekonomi kreatif lainnya.
Selain menjadi daya tarik wisata, Desa Budaya memiliki peran strategis sebagai sarana pendidikan karakter bagi generasi muda. Melalui berbagai aktivitas budaya, generasi penerus diharapkan semakin mengenal, mencintai, dan bangga terhadap budaya Lampung sehingga nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung mendukung penuh upaya pelestarian budaya melalui pengembangan desa wisata dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif. Sinergi antara pemerintah, pelaku budaya, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan sekaligus menjaga identitas budaya Lampung.
Dengan semangat kolaborasi, pengembangan 16 Desa Budaya diharapkan mampu menjadi tonggak pelestarian budaya sekaligus penggerak pembangunan daerah, sehingga Lampung semakin dikenal sebagai destinasi yang kaya akan tradisi, seni, dan kearifan lokal.
30 September 2026 by Admin Panel
01 September 2026 by Admin Panel
01 September 2026 by Admin Panel